Daftar Isi chevron down
Daftar Isi
Faktor Penentu Kemudahan Persetujuan Kartu Kredit
1. Riwayat Kredit dan Skor Kredit
2. Penghasilan Bulanan dan Sumber Penghasilan
3. Jenis Pekerjaan dan Status Kepegawaian
4. Kepemilikan Produk Perbankan di Bank Tertentu
5. Usia dan Kewarganegaraan
Ciri-Ciri Kartu Kredit yang Mudah di-ACC
1. Kartu Kredit Entry-Level
2. Kartu Kredit Co-Branding
3. Kartu Kredit dari Bank Tempat Kamu Menjadi Nasabah
4. Kartu Kredit dengan Syarat Penghasilan Minimal Lebih Rendah
Rekomendasi Bank dengan Kartu Kredit yang Mudah Disetujui
1. Bank BCA – Pilihan Kartu Kredit Ramah Pemula dan Nasabah Setia
2. Bank Mandiri – Kartu Kredit Entry-Level hingga Travel Card
3. Bank BRI – Solusi Kartu Kredit dengan Approval Cepat untuk Nasabah Existing
4. Bank CIMB Niaga – Kartu Kredit Konvensional dan Syariah yang Fleksibel
5. Bank Mega – Approval Kilat bagi Nasabah Loyal dan Prioritas
6. Bank Permata – Kartu Kredit Co-Branding dan Lifestyle dengan Approval Bersahabat
Tips Agar Pengajuan Kartu Kredit Lebih Mudah Disetujui
Kesalahan Umum yang Membuat Pengajuan Kartu Kredit Kamu Ditolak dan Cara Menghindarinya

Kartu Kredit Bank Apa yang Mudah di-ACC? Ini Daftar yang Paling Direkomendasikan

Kartu kredit bukan lagi sekadar alat pembayaran, tapi sudah menjadi kebutuhan yang mendukung gaya hidup dan kemudahan transaksi. Mulai dari belanja online, booking hotel, hingga cicilan 0% untuk gadget terbaru, semua jadi lebih praktis dengan kartu kredit. Tidak heran, banyak orang semakin tertarik memiliki kartu kredit untuk mendukung kebutuhan harian maupun kebutuhan mendesak.

Namun, mendapatkan kartu kredit tidak selalu semudah membalikkan telapak tangan. Banyak calon pemegang kartu yang mengeluhkan pengajuan mereka ditolak oleh bank, bahkan meski mereka merasa memiliki penghasilan yang cukup. Hal inilah yang membuat banyak orang mencari informasi tentang kartu kredit bank apa yang mudah di-ACC, atau mudah disetujui oleh pihak bank.

Proses persetujuan kartu kredit sendiri tidak lepas dari beberapa faktor krusial, mulai dari riwayat kredit, tingkat penghasilan, hingga kelengkapan data yang diajukan. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memahami bagaimana sistem persetujuan kartu kredit bekerja, bank mana yang terkenal lebih fleksibel, dan bagaimana cara meningkatkan peluang agar aplikasi kamu diterima. Melalui artikel ini, kamu akan mendapatkan panduan lengkap yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tapi juga membekali kamu dengan tips-tips praktis agar lebih percaya diri saat mengajukan kartu kredit.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Mengajukan Pinjaman ke Bank Mandiri untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Faktor Penentu Kemudahan Persetujuan Kartu Kredit

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa ada orang yang mudah banget dapet kartu kredit, sementara yang lain berkali-kali ditolak? Ternyata, bank punya sederet kriteria yang jadi patokan saat menilai apakah pengajuan kartu kredit layak disetujui atau tidak. Berikut faktor-faktor utama yang menentukan kemudahan persetujuan kartu kredit:

1. Riwayat Kredit dan Skor Kredit

Skor kredit adalah salah satu indikator terpenting yang dilihat bank. Di Indonesia, bank biasanya mengacu pada SLIK OJK (dulu dikenal sebagai BI Checking). Skor kredit menggambarkan bagaimana kamu mengelola utang dan kewajiban finansial sebelumnya. Kalau kamu pernah telat bayar cicilan, punya tunggakan, atau bahkan masuk daftar hitam, peluang pengajuan kartu kredit disetujui akan semakin kecil.

Bank lebih cenderung menyetujui pengajuan dari calon nasabah yang punya skor kredit minimal di level 3 (cukup baik). Kalau kamu belum pernah punya produk kredit sebelumnya, alias "kreditur pemula", ada kemungkinan bank lebih hati-hati karena tidak punya data historis untuk dijadikan acuan.

Hitung Pinjaman dan Tagihanmu

Tentukan jumlah dan tenor pinjaman

Jumlah Pinjaman

Rp300.000

Rp50.000.000

Tenor Kredit
Tenor bervariasi untuk setiap pengguna.

*Beberapa nominal pinjaman hanya dapat memilih tenor tertentu

Tagihan per bulan

Tagihan sudah termasuk biaya admin

Bunga 0%

Biaya per hari mungkin berbeda tergantung kredit skor setiap pengguna

Dana Cair

Jumlah dana yang akan masuk ke rekening kamu setelah biaya admin. Biaya admin bisa bervariasi.

*Biaya admin, bunga, dan tenor bervariasi untuk setiap pengguna
Download JULO App Sekarang *kamu akan diarahkan ke Google PlayStore untuk download JULO

2. Penghasilan Bulanan dan Sumber Penghasilan

Besaran penghasilan kamu juga jadi faktor penting. Bank biasanya menetapkan syarat penghasilan minimum untuk tiap jenis kartu kredit. Semakin tinggi limit atau level kartu, semakin tinggi pula syarat penghasilannya. Selain besaran, sumber penghasilan juga dinilai. Karyawan tetap dan pegawai BUMN umumnya dianggap lebih stabil dibandingkan freelancer atau pengusaha baru.

3. Jenis Pekerjaan dan Status Kepegawaian

Pekerjaan dengan penghasilan tetap dan jaminan karir jangka panjang membuat aplikasi kamu lebih menarik di mata bank. Pekerja kantoran, ASN, atau karyawan BUMN cenderung lebih mudah di-ACC karena dinilai memiliki stabilitas finansial lebih baik.

4. Kepemilikan Produk Perbankan di Bank Tertentu

Kalau kamu sudah punya rekening tabungan, deposito, atau produk investasi di bank yang sama, peluang kamu mendapatkan kartu kredit akan lebih besar. Bank cenderung lebih percaya dengan nasabah yang sudah punya hubungan keuangan lama, apalagi jika saldo tabungan kamu tergolong aktif dan stabil.

5. Usia dan Kewarganegaraan

Syarat dasar seperti minimal usia 21 tahun dan kewarganegaraan Indonesia adalah standar yang berlaku di hampir semua bank. Namun, di luar syarat formal ini, faktor-faktor di atas lebih menentukan kelancaran proses approval.

Ciri-Ciri Kartu Kredit yang Mudah di-ACC

Kalau kamu masih bingung harus pilih kartu kredit jenis apa agar lebih mudah disetujui, berikut beberapa ciri kartu kredit yang memang cenderung lebih ramah buat pemohon baru:

1. Kartu Kredit Entry-Level

Kartu kredit level pemula biasanya menawarkan limit rendah dengan syarat penghasilan minimum lebih ringan. Contohnya, beberapa bank menyediakan kartu kredit dengan limit mulai dari Rp3 juta hingga Rp10 juta yang cocok buat first timer.

2. Kartu Kredit Co-Branding

Kartu kredit co-branding, yaitu kartu hasil kerja sama bank dengan merchant tertentu (seperti e-commerce, maskapai, atau brand ritel), cenderung punya syarat approval lebih fleksibel, terutama jika kamu adalah pelanggan aktif merchant tersebut.

3. Kartu Kredit dari Bank Tempat Kamu Menjadi Nasabah

Jika kamu punya tabungan aktif atau produk pinjaman lancar di suatu bank, kartu kredit dari bank yang sama biasanya lebih mudah disetujui karena riwayat keuangan kamu sudah tercatat baik.

4. Kartu Kredit dengan Syarat Penghasilan Minimal Lebih Rendah

Setiap kartu kredit punya syarat penghasilan minimum berbeda. Kartu dengan syarat penghasilan minimal Rp3 juta-Rp5 juta per bulan jauh lebih mudah di-ACC dibandingkan kartu premium yang butuh penghasilan di atas Rp15 juta.

Rekomendasi Bank dengan Kartu Kredit yang Mudah Disetujui

1. Bank BCA – Pilihan Kartu Kredit Ramah Pemula dan Nasabah Setia

BCA Everyday Card

BCA Everyday Card dikenal sebagai kartu kredit BCA yang ramah pemula. Kamu yang berpenghasilan minimal Rp3 juta per bulan sudah bisa mengajukan kartu ini. Keunggulannya bukan cuma dari proses pengajuan yang relatif mudah, tapi juga fitur cashback hingga 5% untuk transaksi di supermarket dan SPBU tertentu. BCA sendiri dikenal cukup selektif, tapi khusus nasabah payroll BCA, approval-nya bisa lebih cepat.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp3 juta per bulan
  • Usia: 21-65 tahun
  • Biaya tahunan: Rp125.000

BCA Card Platinum

Kalau kamu sudah punya rekening aktif di BCA selama minimal 6 bulan dengan saldo rata-rata yang cukup stabil (di atas Rp10 juta), peluang pengajuan BCA Card Platinum makin besar. Kartu ini menawarkan limit awal mulai dari Rp10 juta dengan berbagai promo travel dan dining.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp8 juta per bulan
  • Biaya tahunan: Rp250.000
  • Usia: 21-65 tahun

2. Bank Mandiri – Kartu Kredit Entry-Level hingga Travel Card

Mandiri Skyz Card

Buat kamu yang suka traveling, Mandiri Skyz Card menawarkan kemudahan pengajuan, terutama jika kamu sudah punya riwayat kredit yang baik atau menjadi nasabah payroll Mandiri. Keuntungan lainnya, kamu bisa menikmati promo cicilan 0% di beberapa maskapai dan agen travel.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp5 juta per bulan
  • Biaya tahunan: Rp300.000
  • Usia: 21-65 tahun

Mandiri Gold Card

Kalau kamu baru pertama kali mengajukan kartu kredit, Mandiri Gold Card jadi salah satu pilihan yang ramah pemula. Dengan limit awal mulai Rp5 juta, kamu sudah bisa menikmati berbagai promo diskon di merchant favorit Mandiri.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp3 juta per bulan
  • Biaya tahunan: Rp180.000
  • Usia: 21-65 tahun

3. Bank BRI – Solusi Kartu Kredit dengan Approval Cepat untuk Nasabah Existing

BRI Easy Card

BRI Easy Card dirancang untuk kamu yang baru mau punya kartu kredit. Proses pengajuan relatif cepat, apalagi kalau kamu sudah punya tabungan atau pinjaman di BRI. Kartu ini menawarkan cashback 1% untuk transaksi sehari-hari.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp3 juta per bulan
  • Biaya tahunan: Rp250.000
  • Usia: 21-65 tahun

BRI Touch

Untuk kamu yang sudah jadi nasabah BRI aktif selama minimal 6 bulan, pengajuan BRI Touch bisa diproses lebih cepat. Kartu ini cocok buat transaksi online dan offline harian, dengan limit awal mulai Rp3 juta.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp3 juta per bulan
  • Biaya tahunan: Rp240.000
  • Usia: 21-65 tahun

Baca Juga: Tabel Pinjaman Bank Riau Syariah untuk PNS: Pilih yang Tepat Sesuai Kebutuhan Finansialmu

4. Bank CIMB Niaga – Kartu Kredit Konvensional dan Syariah yang Fleksibel

CIMB Niaga Syariah Gold

Buat kamu yang ingin punya kartu kredit berbasis syariah, CIMB Niaga Syariah Gold bisa jadi pilihan terbaik. Pengajuannya relatif mudah, khususnya jika kamu sudah jadi nasabah CIMB Niaga.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp3 juta per bulan
  • Biaya tahunan: Rp300.000
  • Usia: 21-65 tahun

CIMB Niaga Wave n Go

Untuk kamu yang aktif bertransaksi harian, CIMB Niaga Wave n Go adalah kartu kredit yang praktis karena dilengkapi fitur contactless. Approval kartu ini lebih mudah buat kamu yang punya riwayat rekening tabungan atau deposito di CIMB Niaga.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp3 juta per bulan
  • Biaya tahunan: Rp150.000
  • Usia: 21-65 tahun

5. Bank Mega – Approval Kilat bagi Nasabah Loyal dan Prioritas

Mega First Card

Khusus buat kamu yang tergabung di segmen Mega First (nasabah prioritas), pengajuan kartu kredit ini hampir pasti disetujui. Limit yang diberikan juga jauh lebih tinggi, mulai Rp50 juta hingga Rp100 juta, tergantung portofolio rekening kamu di Bank Mega.

Syarat:

  • Nasabah prioritas Mega First
  • Biaya tahunan: Gratis (khusus nasabah prioritas)
  • Usia: 21-65 tahun

Mega Gold Card

Kalau kamu mencari kartu entry-level dari Bank Mega, Mega Gold Card bisa jadi pilihan dengan proses pengajuan yang tidak ribet. Biasanya, approval lebih mudah jika kamu sudah memiliki produk lain seperti tabungan atau KTA di Bank Mega.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp3 juta per bulan
  • Biaya tahunan: Rp200.000
  • Usia: 21-65 tahun

6. Bank Permata – Kartu Kredit Co-Branding dan Lifestyle dengan Approval Bersahabat

PermataShopping Card

Kartu ini hasil kolaborasi dengan e-commerce dan merchant ternama, cocok buat kamu yang gemar belanja online. Proses approval lebih mudah jika kamu sudah menjadi nasabah Permata sebelumnya.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp3 juta per bulan
  • Biaya tahunan: Rp150.000
  • Usia: 21-65 tahun

Permata Hero Card

Khusus buat kamu pelanggan setia Hero Group (Giant, Guardian, Hero Supermarket), Permata Hero Card menawarkan berbagai promo eksklusif. Approval lebih mudah jika kamu sudah pernah punya kartu kredit atau produk pinjaman di Permata.

Syarat:

  • Penghasilan minimal: Rp3 juta per bulan
  • Biaya tahunan: Rp150.000
  • Usia: 21-65 tahun

Tips Agar Pengajuan Kartu Kredit Lebih Mudah Disetujui

  • Pastikan riwayat kredit bersih – Hindari tunggakan cicilan, karena bank akan mengecek skor kredit kamu di SLIK OJK.
  • Lengkapi dokumen dengan benar – KTP, slip gaji, NPWP, dan rekening koran 3 bulan terakhir biasanya jadi syarat utama.
  • Pilih kartu sesuai penghasilan – Jangan langsung ajukan kartu premium jika penghasilanmu belum mencukupi.
  • Manfaatkan promo payroll atau tabungan aktif – Nasabah payroll atau yang punya saldo mengendap besar di bank terkait punya peluang lebih besar disetujui.

Kesalahan Umum yang Membuat Pengajuan Kartu Kredit Kamu Ditolak dan Cara Menghindarinya

Mengajukan kartu kredit memang terlihat mudah, tetapi nyatanya tidak semua pengajuan langsung disetujui oleh bank. Ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan tanpa disadari, sehingga berujung pada penolakan aplikasi kartu kredit. Berikut adalah penjelasan lengkapnya agar kamu bisa lebih memahami dan menghindari kesalahan serupa:

1. Skor Kredit yang Buruk atau Tidak Memenuhi Syarat Minimal

Salah satu alasan utama pengajuan kartu kredit ditolak adalah skor kredit yang rendah. Di Indonesia, skor kredit kamu dikelola oleh Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Bank akan mengecek riwayat pinjaman dan pembayaranmu di masa lalu.

  • Skor Kredit Ideal: Skor kredit yang sehat biasanya berada di Skor 1 (Kredit Lancar), yang artinya kamu selalu membayar cicilan tepat waktu.
  • Skor Kredit Bermasalah: Jika kamu pernah menunggak cicilan lebih dari 90 hari, kamu bisa masuk ke Skor 3 (Dalam Perhatian Khusus) atau lebih buruk.
  • Dampak: Bank akan ragu memberikan kartu kredit, karena kamu dianggap berisiko tinggi gagal bayar.

Tips: Sebelum mengajukan kartu kredit, pastikan kamu mengecek riwayat kreditmu melalui iDeb OJK, yang bisa diakses secara gratis melalui laman resmi OJK. Dengan begitu, kamu bisa memastikan tidak ada tunggakan yang membebani riwayat kreditmu.

2. Dokumen Pengajuan Tidak Lengkap atau Tidak Sesuai Ketentuan Bank

Bank membutuhkan kelengkapan dokumen sebagai bukti identitas, penghasilan, dan kemampuan finansial kamu. Dokumen yang tidak lengkap atau tidak valid bisa langsung membuat pengajuanmu ditolak.

  • Dokumen Wajib:
    • KTP (Asli dan Fotokopi)
    • NPWP (untuk limit di atas Rp50 juta)
    • Slip Gaji 1-3 bulan terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan
    • Rekening Koran 3 bulan terakhir (jika wiraswasta atau freelancer)
  • Kesalahan Umum: Nama yang berbeda di KTP dan NPWP, slip gaji yang tidak mencantumkan stempel perusahaan, atau dokumen yang buram.

Tips: Sebelum mengajukan, cek kembali kelengkapan dan kejelasan dokumen kamu. Pastikan juga nama di semua dokumen konsisten untuk menghindari mismatch data.

3. Profil Keuangan Tidak Sesuai dengan Kriteria Bank

Setiap bank memiliki kriteria penghasilan minimum dan profil keuangan yang berbeda, tergantung jenis kartu yang kamu ajukan. Jika profil keuangan kamu tidak sesuai, pengajuan berisiko besar ditolak.

  • Contoh:
    • Untuk kartu kredit entry-level, rata-rata bank menetapkan penghasilan minimum Rp3 juta – Rp5 juta per bulan.
    • Untuk kartu kredit premium seperti Visa Infinite atau Mastercard World, penghasilan minimal bisa mencapai Rp30 juta – Rp50 juta per bulan.
  • Kesalahan Umum: Mengajukan kartu kredit premium padahal penghasilan kamu hanya Rp5 juta per bulan.

Tips: Sesuaikan jenis kartu kredit yang kamu ajukan dengan kemampuan finansial dan penghasilan bulanan. Jangan terpancing gengsi memilih kartu kelas atas jika secara finansial kamu belum memenuhi syaratnya.

4. Terlalu Sering Mengajukan Kartu Kredit di Banyak Bank dalam Waktu Singkat

Kebiasaan apply kartu kredit ke banyak bank dalam waktu berdekatan justru menimbulkan tanda bahaya di sistem penilaian bank. Aktivitas ini dikenal dengan istilah Credit Hungry Behavior, di mana kamu dianggap sedang terdesak keuangan dan berpotensi gagal bayar.

  • Batas Ideal: Maksimal 1-2 pengajuan kartu kredit dalam 6 bulan.
  • Risiko: Jika dalam 3 bulan kamu mengajukan 4-5 aplikasi ke bank berbeda, semua bank akan melihat riwayat tersebut melalui SLIK OJK dan cenderung menolak pengajuan berikutnya.

Tips: Sebaiknya fokus pada 1-2 kartu kredit yang benar-benar sesuai kebutuhanmu. Pastikan juga kamu menunggu hasil pengajuan sebelum mencoba apply di bank lain.

Memiliki kartu kredit memang memberikan banyak kemudahan, mulai dari transaksi harian hingga akses promo dan cicilan ringan. Namun, proses pengajuan kartu kredit tidak selalu mudah, karena bank mempertimbangkan banyak faktor sebelum memberikan persetujuan. Mulai dari riwayat kredit, penghasilan, hingga status pekerjaan, semuanya berperan penting dalam menentukan apakah aplikasi kartu kredit kamu akan disetujui atau tidak. Untungnya, ada beberapa bank yang dikenal lebih ramah terhadap pemohon baru, terutama jika kamu sudah menjadi nasabah aktif atau memiliki riwayat keuangan yang baik. Dengan memilih jenis kartu yang sesuai dengan profil keuangan kamu, peluang mendapatkan persetujuan pun akan jauh lebih besar.

Baca Juga: Kenali Jenis-Jenis Pinjaman Bank DKI: Solusi Keuangan Tepat untuk Setiap Kebutuhanmu!

Jika kamu sedang berencana mengajukan kartu kredit, pastikan kamu tidak hanya memilih kartu dengan fitur menarik, tapi juga mempertimbangkan kemudahan proses approval-nya. Pahami syarat dan ketentuan dari masing-masing bank, lengkapi semua dokumen yang diminta, serta jaga riwayat keuangan kamu agar tetap sehat. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan kartu kredit impian yang sesuai kebutuhan, tanpa harus mengalami proses pengajuan yang berlarut-larut. Semoga informasi ini membantu kamu lebih percaya diri saat mengajukan kartu kredit dan menikmati segala manfaatnya dengan bijak.

bbc banner image
Tarik Dana Sekarang, Bayarnya Belakangan!
Bunga ringan, tenor hingga 9 bulan, limitnya hingga Rp50 juta. Tunggu apa lagi? Yuk, lakukan tarik dana sekarang!

Kalau kamu sedang butuh dana cepat untuk berbagai kebutuhan tanpa harus melewati proses pengajuan yang ribet seperti kartu kredit, JULO Kredit Digital bisa jadi solusi terbaik buat kamu. Dengan layanan bebas jaminan, prosesnya simpel dan cepat, bahkan dana bisa cair dalam hitungan menit setelah proses approval. Kamu juga bisa menikmati limit hingga 50 juta rupiah dan memilih tenor fleksibel hingga 9 bulan, sesuai kemampuan pembayaran kamu. Bunga yang ditawarkan pun ringan, hanya 0,1% per hari, jadi lebih ramah di kantong. Jangan ragu, segera ajukan pinjaman di aplikasi JULO dan rasakan kemudahan akses kredit digital langsung dari genggamanmu!

Butuh Pinjaman Langsung Cair, Aman, dan Terpercaya?

Andalkan JULO, dapatkan limit pinjaman tinggi hingga 50 Juta.

Artikel Lainnya