Pinjaman Online JULO Banyak Digunakan Oleh Pelaku Usaha

julo-banyak-digunakan-oleh-pelaku-usaha

Dana pinjaman online yang disalurkan oleh JULO tercatat di tahun 2018 lebih banyak digunakan oleh pelaku usaha. “Paling banyak dananya digunakan untuk tujuan bisnis, kemudian untuk biaya sekolah. ” jelas Head of Product JULO, Kenneth Kou.

Kenneth memaparkan, bisnis yang dimaksud di sini adalah bisnis sampingan. Rata-rata dari nasabah yang meminjam untuk tujuan bisnis pada dasarnya sudah memiliki pekerjaan tetap, mereka memilih meminjam dana dari JULO untuk menjalankan bisnis sampingan. Pinjaman JULO sendiri untuk saat ini baru dapat digunakan oleh mereka yang berprofesi sebagai pegawai swasta atau pegawai negeri. “Ke depannya kami berharap bisa melahirkan produk yang juga mendukung fulltime business owner,” tambah Kenneth.

Di tahun 2018, JULO telah berhasil mendapatkan penghargaan dan pendanaan dalam Microenterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan UNCDF (United Nation Capital Development Fund) bekerjasama dengan UN-Pulse Lab Jakarta (Baca: JULO Bersama UNCDF Bantu Pengusaha Perempuan di Indonesia). Dana yang diterima ini menjadi pintu bagi JULO untuk lebih lagi mendukung pengusaha mikro di Indonesia terutama pelaku usaha wanita. Program ini telah dimulai di bulan Desember 2018 dan direncanakan akan efektif menyalurkan dana di pertengahan tahun 2019.

Selain untuk tujuan usaha dan pendidikan, pinjaman JULO juga dapat diajukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, biaya kesehatan, membeli elektronik, renovasi rumah dan masih banyak lagi. Nasabah dapat memperoleh pinjaman dana higga 8 juta dengan tenor pinjaman hingga 6 bulan. Kenneth juga menyatakan bahwa JULO menawarkan bunga yang rendah mulai dari 0.1% per hari. “Kami ingin menjadi solusi masalah keuangan nasabah dengan cara memberikan bunga yang rendah,” jelas Kenneth.

Baca juga: Pinjaman JULO Ekspansi Lagi Ke Seluruh Provinsi Jawa Barat & Banten

Artikel Terkait

Leave a Comment