Pertimbangkan Hal Berikut Ini Sebelum Investasi Emas

pertimangkan-ini-sebelum-investasi-emas

Investasi sangat penting untuk dilakukan oleh seseorang jika ingin mendapatkan keuntungan di masa depan dengan memanfaatkan dana yang dimiliki saat ini. Sebetulnya, kegiatan berinvestasi memang terlihat mirip dengan menabung. (Baca juga: Mana Yang Lebih Menguntungkan, Menabung atau Investasi?) Namun walaupun terkesan mirip, keuntungan yang didapat dari menabung dan investasi memang berbeda. Ketika kamu memilih untuk menabung, uang yang kamu tabungkan tidak akan bertambah. Belum lagi, ada potongan administrasi perbulan jika kamu menggunakan bank untuk menabung. Namun, jika kamu memilih untuk berinvestasi, uang yang kamu miliki sekarang akan bertambah seiring berjalannya waktu. 

Investasi di Indonesia sendiri ada bermacam-macam, dari mulai properti, saham, pasar modal, reksa dana, emas, dan masih banyak lagi. Akan tetapi, ada investasi yang cukup populer dan banyak dilakukan orang dari berbagai kalangan, yaitu investasi emas. Hingga saat ini, investasi emas memang menjadi salah satu pilihan investasi yang aman karena disertai sertifikat kepemilikan dan berisiko rendah. Emas juga mampu menahan inflasi (kenaikan harga), dan memiliki likuiditas tinggi. Jadi, ketika kamu sewaktu-waktu membutuhkan uang darurat, emas yang kamu miliki bisa kamu jual dengan mudah. Yang lebih menarik lagi, investasi emas adalah investasi yang tidak dikenakan pajak. 

Pertimbangan Sebelum Investasi Emas

Nah, jika kamu tertarik untuk melakukan investasi emas. Perhatikan dulu yuk, hal-hal berikut ini agar investasimu tidak sia-sia!

1. Tentukan Budget Sesuai Kemampuan

Berinvestasi tidak harus dimulai dengan dana yang besar terutama pada investasi emas. Yang perlu diingat, investasi yang kamu lakukan harus berasal dari dana lebih yang kamu miliki. Misal, saat ini gajimu adalah 8 juta rupiah. Setelah dialokasikan sesuai prioritas, gajimu bersisa 1 juta tiap bulannya untuk investasi emas. Kamu bisa memanfaatkan sisa gajimu dengan investasi emas 1 gram tiap bulannya. Ingat, kamu harus mengalokasikan gajimu terlebih dahulu sesuai prioritas dan kewajibanmu, baru berinvestasi. Jangan mengorbankan uang yang seharusnya kamu gunakan untuk hal yang lebih darurat dan penting hanya karena ingin berinvestasi.

2. Tetapkan Tujuan Investasi Emas

Hal kedua yang harus kamu perhatikan adalah menetapkan tujuanmu ketika memilih untuk investasi emas. Kelebihan emas memang memiliki likuiditas tinggi dan mudah dijual, namun jangan sampai kamu investasi emas hanya untuk disimpan dan dijual sewaktu-waktu untuk satu hal. Gunakan kelebihan emas tersebut ketika kamu membutuhkan dana darurat saja. Kamu harus menetapkan tujuan investasi emas, terutama jangka panjang. Misal untuk biaya naik haji 10 tahun kedepan. Jadi, kamu bisa menentukan dan membuat perencanaan jumlah emas yang ingin kamu investasikan dan berapa keuntungan yang ingin kamu dapatkan untuk memenuhi tujuan tersebut.

3. Pilih Jenis Investasi Emas dengan Tepat

Jika kamu adalah seorang pemula dalam investasi emas, lakukanlah investasi emas dalam bentuk logam mulia. Dibandingkan dengan emas perhiasan atau investasi emas lainnya, logam mulia merupakan investasi emas yang paling menguntungkan karena harga jualnya cenderung tinggi dibandingkan dengan emas perhiasan. 

Baca juga: Sebelum Investasi Emas, Kenali Dulu Jenis-Jenisnya Berikut Ini!

4. Jangan Terburu-buru Ketika Membeli Emas 

Harga emas yang terus berubah tiap harinya membuat kamu harus memilih waktu yang tepat untuk investasi emas. Kamu harus sering memantau harga emas yang beredar di pasaran, bandingkan juga harga dari satu tempat ke tempat lainnya. Saat ini sudah banyak situs yang mengupdate perkembangan harga emas tiap harinya. Sehingga kamu dapat memantau harga emas dengan mudah dan efisien. Jangan terburu-buru ketika ingin membeli emas. Perhatikan grafik dan waktu terbaik untuk membeli maupun menjual kembali emas yang kamu miliki. 

Jika ingin mendapatkan keuntungan yang maksimal, kamu bisa membeli emas ketika harga sedang turun, dan menjual ketika harga sedang naik. Itulah salah satu hal penting yang perlu kamu perhatikan saat investasi emas. Walaupun ingin mendapatkan keuntungan, tetap ingat poin ke 2 bahwa investasi emas jangka panjang lebih baik dibandingkan dengan jual beli emas dalam jangka pendek ya, JULOvers. 

5. Memilih Tempat Penyimpanan Yang Aman

Walaupun terkesan menguntungkan dan mudah, investasi emas juga memiliki kekurangan. Contohnya adalah risiko hilang. Saat investasi emas, kamu akan mendapatkan emas dalam bentuk fisik yang perlu kamu bawa pulang dan simpan sebaik-baiknya. Jangan sampai kamu menyimpan di tempat yang tidak aman karena hal tersebut sangat riskan. Ketika emas hilang, investasimu pun akan sia-sia karena tidak bisa digantikan dengan apapun. Jika kamu ingin menyimpan emas di rumah, satu tempat penyimpan investasi emas yang tepat adalah brankas. 

Brankas biasa kita kenal sebagai tempat penyimpanan barang berharga yang membutuhkan kode jika ingin membukanya. Simpan juga brankas di tempat yang sulit dijangkau dan tidak banyak orang yang tahu. Atau jika kamu tidak memiliki brankas, simpanlah emas dalam suatu kotak dan tempatkan di tempat yang sulit juga untuk diketahui banyak orang. Anda juga perlu merawat emas dengan baik sehingga nilai tukar yang anda dapatkan jika ingin menjual emas kembali tetap tinggi. 

Nah, gimana JULOvers? Tertarik nggak untuk investasi emas? Yuk, mulai rajin berinvestasi, karena investasi merupakan hal yang penting untuk masa depan. Jangan sampai menghambur-hamburkan uang yang kamu miliki saat ini untuk hal-hal tidak penting, ya. Jadikan uang yang kamu miliki bermanfaat untuk kehidupanmu beberapa tahun mendatang, sehingga lelah yang kamu rasakan tiap kali bekerja menghasilkan uang,  menjadi tidak sia-sia.

Baca juga: 4 Cara Investasi Emas Antam

Artikel Terkait

Leave a Comment