Menutup Tahun 2018, Jumlah Download JULO Meningkat 224%

menutup-tahun-2018

Memasuki tahun ke-2 berjalan, jumlah pengguna yang mengunduh aplikasi JULO telah mencapai 1 juta download. Jumlah ini meningkat 224% dari tahun 2017 dimana jumlah download yang dicapai di tahun 2017 adalah di kisaran 300,000 download.

CEO sekaligus Founder JULO, Adrianus Hitijahubessy mengungkapkan bahwa aplikasi JULO akan terus menjangkau lebih banyak nasabah yang membutuhkan akses kredit. “Penyaluran kredit dari JULO ini, diharapkan dapat mendukung target peningkatan inklusi keuangan yang ditargetkan pemerintah yaitu sebesar 75%.” ungkap Adrianus.

Sulitnya akses kredit di masyarakat, menjadi salah satu latar belakang Adrianus ikut mendirikan fintech di Indonesia. JULO diharapkan dapat menjadi salah satu perusahaan yang dapat mengatasi masalah rendahnya inklusi keuangan di Indonesia.  

“Kami menginginkan lebih banyak masyarakat bisa mendapatkan akses kredit terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka, misalnya seperti uang sekolah.” ungkap Adrianus.  

Produk yang ditawarkan JULO adalah pinjaman dari 500 ribu hingga 8 juta dengan durasi pengembalian dari 1 bulan hingga 6 bulan. “Kami ingin membantu mengatasi masalah keuangan masyarakat Indonesia, penjelmaannya adalah dengan memberikan bunga yang relatif rendah yaitu 3% per bulan. Kami tidak hanya ingin menawarkan produk yang mudah dan cepat, namun Kami juga ingin menawarkan produk yang baik bagi masyarakat” ungkap Adrianus.

Saat ini aplikasi JULO sudah bisa diakses di 11 wilayah di Indonesia yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Deli Serdang, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Malang, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Manado, Tarakan, Ambon, dan Gorontalo. Adrianus menambahkan bahwa di tahun 2019 JULO diharapkan akan dapat diakses di seluruh wilayah di Indonesia.

Baca juga: Pinjam Uang Online, Aman Nggak Ya?

Artikel Terkait

Leave a Comment