Info Penting Tentang Perluasan Ruas Jalan Ganjil Genap yang Perlu Kamu Tahu!

ganjil-genap

Warga JABODETABEK, siapa sih, yang nggak pernah merasakan macetnya kota Jakarta? Setiap hari, masyarakat yang bekerja di daerah Jakarta, atau yang harus melewati area Jakarta, pasti seringkali merasakan macetnya ibu kota. Sebagai contoh, jika kamu adalah warga Bekasi yang bekerja di Jakarta dan menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum yang melintasi tol, kamu pasti setidaknya membutuhkan waktu minimal 2 jam tiap pagi untuk sampai ke kantor. Belum lagi, saat jam pulang kantor. Dalam satu hari, kamu bisa menghabiskan lebih dari 3 jam perjalanan untuk sampai ke kantor dan kembali ke rumah lagi.

jakarta

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta pada akhirnya berusaha untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di kota Jakarta dengan berbagai cara. Masih ingat kan, dengan sistem 3-in-1 yang pernah diberlakukan di Jakarta? Awalnya, sistem tersebut berhasil mengurai kemacetan di Jakarta. Akan tetapi lama kelamaan, sistem tersebut dinilai menjadi tidak efektif, lantaran banyak joki yang bermunculan. Oleh karena itu, Pemkot Jakarta kembali mencari solusi terbaik untuk hal ini dan muncul lah kebijakan ganjil genap. Kebijakan ganjil genap bekerja seperti ini:

  1. Tanggal ganjil = beberapa luas jalan hanya dapat dilewati oleh plat mobil berakhiran nomor ganjil
  2. Tanggal genap = beberapa luas jalan hanya dapat dilewati oleh plat mobil berakhiran nomor genap
ganjil-genap

Aturan ini awalnya hanya ingin diberlakukan untuk mengurangi kemacetan saat Asian Games 2018 lalu berlangsung. Akan tetapi, karena dianggap dapat mengurai kemacetan, kebijakan ini terus dijalankan hingga saat ini. Setelah cukup lama diberlakukan, sistem ganjil genap akan mengalami perluasan yang dimulai secara resmi pada tanggal 9 September 2019 mendatang. Ada beberapa informasi yang perlu kamu ketahui tentang perluasan sistem ganjil genap berikut ini, JULOvers:

Informasi Perluasan Ganjil Genap

1.   Perluasan Secara Resmi Dimulai 9 September Mendatang

Sosialisasi perluasan area ganjil genap telah dimulai sejak 7 Agustus hingga 8 September mendatang. Masa uji coba ganjil genap juga telah dimulai sejak 12 Agustus, hingga 6 September mendatang. Untuk tanggal resminya, perluasan area ganjil genap akan dimulai pada tanggal 9 September 2019.

2.   Terdapat 25 Ruas Jalan yang Memberlakukan Sistem Ganjil Genap

Sebelum perluasan, sistem ganjil genap hanya berlaku pada 9 ruas jalan saja. Namun kedepannya, total ruas jalan yang memberlakukan sistem ganjil genap ini akan berjumlah 25 ruas jalan. Berikut ini adalah ruas jalannya JULOves:

  • Jalan Pintu Besar Selatan
  • Jalan Gajah Mada
  • Jalan Hayam Wuruk
  • Jalan Majapahit
  • Jalan Sisingamangaraja
  • Jalan Panglima Polim
  • Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang).
  • Jalan Suryopranoto
  • Jalan Balikpapan
  • Jalan Kyai Caringin
  • Jalan Tomang Raya
  • Jalan Pramuka
  • Jalan Salemba Raya
  • Jalan Kramat Raya
  • Jalan Senen Raya
  • Jalan Gunung Sahari

Ruas jalan yang sudah terkena aturan Ganjil-Genap

  • Jalan Medan Merdeka Barat
  • Jalan MH Thamrin
  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Sebagian Jalan Jenderal S Parman, dari ujung simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun.
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan Jenderal MT Haryono
  • Jalan HR Rasuna Said
  • Jalan DI Panjaitan
  • Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Perintis Kemerdekaan sampai simpang Jalan Bekasi Timur Raya)

Gerbang jalan tol yang terkena perluasan aturan Ganjil-Genap

  • Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang
  • Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso
  • Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 2
  • Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama
  • Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 1
  • Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan
  • Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar
  • Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda
  • Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan
  • Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 2
  • Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran
  • Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet 1
  • Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 2
  • Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II
  • Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika
  • Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang
  • Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang
  • Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas
  • Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati
  • Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat
  • Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya
  • Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara
  • Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun
  • Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya
  • Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan
  • Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas
  • Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan
  • Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

3.       Durasi Ganjil Genap Bertambah

Selain mengalami perluasan ruas jalan, durasi sistem ganjil genap juga akan bertambah. Yaitu dimulai pada hari Senin hingga Jumat, dari pukul 06:00 – 10:00 WIB, dan pukul 16:00 – 21:00 WIB, yang semula hanya dimulai pada pukul 16:00 – 20:00 WIB. Sistem ganjil genap tetap tidak berlaku pada hari libur nasional dan juga weekend ya, JULOvers!

4.       List Kendaraan yang Bebas dari Sistem Ganjil Genap

Berikut adalah list kendaraan yang bebas dari sistem ganjil genap:

  1. Kendaraan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia seperti:
    • Presiden & Wakil Presiden
    • Ketua MPR, DPR, dan DPD
    • Ketuka MA, MK, KY dan BPK
  2. Kendaraan Pimpinan & Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional yang menjadi tamu negara
  3. Kendaraan Dinas/berplat Dinas, TNI dan POLRI
  4. Kendaraan pemadam kebakaran dan ambulans
  5. Angkutan umum berplat kuning
  6. Sepeda motor
  7. Kendaraan pemberi pertolongan kecelakaan lalu lintas
  8. Kendaraan pengangkut uang, ATM, dsb.
mrt

Jadi, itu dia informasi penting tentang perluasan ganjil genap yang perlu kamu tahu. Jangan sampai karena kelalaianmu, kamu harus kehilangan ratusan ribu rupiah ya. Perhatikan dengan baik ruas jalan yang terkena perluasan sistem ganjil genap, dan juga perhatikan jam berlakunya. Selain itu, jika ingin menghindari ganjil genap sepenuhnya, ada baiknya kamu menggunakan transportasi umum yang telah tersedia ya, JULOvers! 

angkutan-umum
Naik angkutan umum aja yuk!

Baca juga: Begini Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik & Benar!

Artikel Terkait

Leave a Comment