Ciri-Ciri Loker Palsu yang Mungkin Kamu Temukan Ketika Ingin Melamar Pekerjaan!

ciri-loker-palsu

Ketika mencari pekerjaan, semua orang termasuk kamu pasti menginginkan posisi dan gaji yang dapat membuatnya nyaman dan menunjang kehidupannya. Terutama, jika pekerjaan tersebut sesuai dengan passion dan bidang yang dikuasai. Jika pekerjaan sesuai dengan passion, lingkungan kerja baik, gaji sesuai yang diharapkan, tentu akan membuat kamu lebih produktif dan semangat dalam melakukan segala pekerjaan dan rutinitas dunia kerja. Akan tetapi, sebelum melamar sebuah pekerjaan, kamu perlu berhati-hati dan mempertimbangkan perusahaan yang kamu tuju. Jangan karena kamu sangat butuh pekerjaan, kamu jadi menutup mata akan hal-hal buruk yang mungkin saja terjadi.

Ciri-ciri Loker Palsu

Banyak kasus penipuan lowongan kerja (loker) yang terjadi saat ini. Tidak hanya satu dua kasus, namun cukup banyak kasus yang beredar karena semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Bagaimana tidak, jika diiming-imingi dengan gaji tinggi, jenjang karir yang baik, orang pasti tergiur untuk melamar pekerjaan tersebut tanpa pikir panjang. Ketika menemukan loker yang sesuai denganmu, jangan langsung terburu-buru untuk melamar ya, JULOvers. Perhatikan dulu ciri-ciri loker palsu berikut ini agar kamu tidak tertipu:

1. Meminta Transfer/Membayar Sejumlah Uang

Tidak sedikit orang yang tertipu ketika menemukan loker dengan ciri-ciri seperti ini. Biasanya, perusahaan yang meminta calon pekerja untuk membayarkan sejumlah uang menyebutnya dengan biaya pendaftaran/administrasi. Padahal, perusahaan yang benar-benar membuka loker untuk mencari calon karyawan pasti tidak akan meminta uang sepeserpun dari kamu selama proses seleksi berlangsung. Jadi, berhati-hati dan jangan mau ketika diminta untuk mengeluarkan biaya tertentu saat melamar loker ya!

2. Email Perusahaan Tidak Kredibel & Profesional

Jika kamu melamar loker melalui email, atau diundang interview melalui email, lebih baik kamu mengecek terlebih dahulu alamat email tersebut. Email perusahaan yang benar dan professional umumnya menggunakan nama perusahaan mereka sendiri di belakangnya, misalnya: Nandana@julo.co.id. Kamu patut mencari tahu terlebih dahulu jika email yang kamu tuju ketika melamar loker atau email yang mengundangmu interview menggunakan email pribadi dengan domain seperti @gmail.com, @yahoo.com, dan sebagainya.

3. Menawarkan Gaji dan Bonus yang Tidak Masuk Akal

Selain pengalaman, setiap orang yang sedang mencari loker pasti ingin mendapatkan penawaran gaji dan bonus yang tinggi, terlebih lagi jika mereka sedang benar-benar membutuhkan kerja untuk menunjang biaya kehidupannya. Oleh karena itu, banyak orang yang langsung tergiur ketika menemukan loker dengan penawaran gaji serta bonus yang setinggi langit. Akan tetapi, kamu perlu waspada jika menemukan loker seperti ini. Kamu perlu menelaah lebih dalam, apakah gaji yang ditawarkan pada loker ini sesuai dengan deskripsi pekerjaan serta kualifikasi yang diminta. Kamu bisa mencari range gaji yang sesuai terlebih dahulu, baru mencocokan dengan penawaran dari loker tersebut secara rasional. Jangan langsung tergiur dengan gaji dan bonus yang tinggi ya, JULOvers!

4. Deskripsi Pekerjaan Tidak Jelas

Selain poin-poin di atas, deskripsi pekerjaan adalah hal yang penting untuk diperhatikan ketika melihat sebuah loker. Jangan sampai kamu hanya fokus pada gaji dan bonus, ya. Jika deskripsi pekerjaan yang pada loker yang dipasang oleh perusahaan tidak jelas, tidak lengkap, bahkan tidak memasang kualifikasi dan deskripsi pekerjaan, kamu tentu perlu mewaspadai loker tersebut.

5. Rating & Jejak Online Buruk/Tidak Ada

Kemajuan teknologi internet saat ini harusnya semakin memudahkan kamu ketika mencari loker. Sebelum melamar sebuah loker, ada baiknya jika kamu mencari terlebih dahulu jejak online serta rating dari perusahaan tersebut. Cara termudah adalah dengan mencari nama perusahaan yang kamu tuju melalui mesin pencarian Google. Biasanya, perusahaan yang kredibel dengan loker yang jelas, pasti akan mudah ditemui dan dicari jejak onlinenya di Google. Akan tetapi, jika loker tersebut ternyata fiktif dan menjurus ke penipuan, makan akan sulit untuk kamu ketika mencari jejak dan ratingnya di Google. Bahkan, ada beberapa forum online yang pernah membahas tentang loker-loker fiktif yang beredar. Jadi, manfaatkan teknologi internet dengan baik ya!

Tips Mencari Lowongan Kerja

Itu dia 5 ciri-ciri loker palsu yang mungkin kamu temukan ketika mencari pekerjaan. Berdasarkan poin-poin di atas, jangan lupa untuk melakukan hal-hal berikut ini sebelum melamar loker:

1.  Perhatikan dengan baik informasi perusahaan (alamat resmi kantor, email, nomor telepon dan sebagainya)

2.  Hindari loker yang meminta sejumlah uang saat proses seleksi

3.   Cari rating & jejak online loker perusahaan melalui Google

4.   Mencari loker melalui situs terpercaya

5.  Sesuaikan tawaran gaji dengan deskripsi pekerjaan

Jadi, itu dia hal-hal yang dapat kamu perhatikan sebelum melamar loker untuk menghindari loker fiktif dan penipuan. Mencari pekerjaan memang tidaklah mudah, namun, walaupun sulit, jangan menjadikanmu terburu-buru saat melamar loker, ya. Segala cara bisa dilakukan oleh perusahaan fiktif untuk mendapatkan sejumlah uang dengan cara menipu calon karyawannya. Jangan langsung tergiur dengan tawaran gaji tinggi dan bonus selangit, sesuaikan juga dengan kualifikasi serta deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan. Lakukan riset terlebih dahulu dan pikirkan dengan matang-matang sebelum melamar loker di perusahaan yang kamu tuju. Semangat ya untuk kamu yang sedang mencari pekerjaan!

Baca juga: 4 Rekomendasi Situs Terbaik Untuk Mencari Lowongan Kerja

Artikel Terkait

Leave a Comment