Jangan Salah, Begini Mekanisme Kartu Pra Kerja yang Akan Segera Diluncurkan Tahun Depan!

JULOvers, kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan Kartu Pra Kerja yang sering sekali diperbincangkan maupun diperdebatkan sejak beberapa bulan ke belakang. Kartu Pra Kerja ini merupakan salah satu janji yang dikampanyekan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sewaktu mencalonkan diri sebagai Presiden periode 2019-2024. Setelah terpilih, Presiden Jokowi berusaha untuk memenuhi janji kampanyenya dengan meluncurkan Kartu Pra Kerja ini, yang dikabarkan akan hadir pada tahun 2020 mendatang. Namun, walaupun sudah tidak asing lagi di mata masyarakat, masih banyak yang belum paham dengan mekanisme dari Kartu Pra Kerja ini, JULOvers. Apakah kamu salah satunya?

Baca juga: 4 Rekomendasi Situs Terbaik Untuk Mencari Lowongan Kerja

Pada intinya, bukan berarti seorang pengangguran yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) bisa mendapatkan uang secara cuma-cuma hanya dengan cara memiliki Kartu Pra Kerja ini, lho. Ada beberapa mekanisme yang wajib kamu perhatikan tentang Kartu Pra Kerja berikut ini, JULOvers. Yuk, kita cari tahu bersama-sama syarat hingga manfaat Kartu Pra Kerja berikut ini:

1.   Kartu Pra Kerja, Siapa yang Berhak Mendapatkannya?

Poin pertama tentang Kartu Pra Kerja yang penting untuk kamu tahu adalah siapa saja yang berhak menerima Kartu Pra Kerja ini. Bagi kamu yang merupakan pencari kerja lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Strata satu (S1), maka kamu berhak menerima Kartu Pra Kerja ini. Selain itu, para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang sedang berjuang kembali untuk mendapatkan pekerjaan baru juga berhak menerima dan memanfaatkan keberadaan Kartu Pra Kerja ini.

2.   Pemilik Kartu Pra Kerja Akan Mendapatkan Tunjangan atau Insentif

Poin ini merupakan poin penting yang perlu kamu perhatikan tentang Kartu Pra Kerja yang akan segera diluncurkan pemerintah, JULOvers. Pemilik Kartu Pra Kerja memang akan mendapatkan tunjangan atau insentif yang dapat dimanfaatkan untuk mengikuti pelatihan untuk mempersiapkan diri mencari pekerjaan. Namun, mayoritas masyarakat masih mengira bahwa dengan Kartu Pra Kerja ini, pengangguran akan secara cuma-cuma menerima tunjangan dari pemerintah. Atau mungkin ada juga yang berpikir bahwa pemerintah akan memberikan tunjangan ini selamanya. Jangan sampai salah kaprah JULOvers, walaupun akan diberikan tunjangan atau insentif, pemilik Kartu Pra Kerja hanya akan mendapatkannya dalam kurun waktu tertentu. Bayangkan saja, jika semua pengangguran di Indonesia diberi tunjangan oleh pemerintah, berapa anggaran yang harus dikeluarkan tiap bulannya, padahal mereka masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan?

3.   Diberikan dalam Jangka Waktu Tertentu

Jika kamu memiliki pemikiran bahwa “pengangguran akan terus digaji” dengan Kartu Pra Kerja ini, kamu tentu saja salah. Pemberian Kartu Pra Kerja ini tidak akan berlangsung selamanya, JULOvers. Akan ada jangka waktu tertentu yang nantinya akan diumumkan secara resmi oleh pihak pemerintah atau Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker). Namun, dikabarkan bahwa jangka waktunya adalah kisaran 2-6 bulan lamanya. Jadi, kita tunggu saja, ya informasi resminya!

3.   Manfaatkan Pelatihan Keterampilan Hingga Magang dengan Kartu Pra Kerja

Pemerintah berharap, Kartu Pra Kerja ini dapat memberi kesempatan untuk para pencari kerja mengasah dan menambah skill mereka. Akan ada program-program khusus yang dapat dimanfaatkan ketika kamu memiliki Kartu Pra Kerja ini, di antaranya adalah:

  • Program Khusus Asah Skill untuk Fresh Graduate. Diharapkan para fresh graduate mampu mengasah skill mereka agar lebih siap untuk menghadapi dunia kerja dan bersaing dengan para pencari kerja lainnya.
  • Program Upskilling untuk Pekerja Eksisting. Dalam program ini, diharapkan pemilik kartu dapat meningkatkan kemampuanya untuk beradaptasi dengan pasar saat ini.
  • Program Reskilling untuk korban PHK. Dengan Kartu Pra Kerja, korban PHK dapat melakukan reskilling dimana mereka akan dipersiapkan untuk mendapatkan pekerjaan kembali. Mereka juga bisa alih profesi dengan program ini, lho.

Dilansir dari CNBC, rencananya pemerintah akan memberikan tunjangan atau insentif ketika pemilik kartu menyelesaikan masa pelatihan atau pasca training. Fresh graduate akan mendapatkan tunjangan atau insentif selama tiga bulan, pekerja eksisting 2 bulan, dan korban PHK akan menerima tunjangan maupun insentif selama kurang lebih 5 bulan. Namun, karena masih dalam tahap perencanaan, kisaran waktu ini belum secara resmi diumumkan kepada publik  dan masih bisa mengalami perubahan ya, JULOvers.Selain 4 poin di atas, pemerintah juga belum memberikan pernyataan resmi tentang berapa besaran insentif atau tunjangan yang akan diberikan kepada pemilik Kartu Pra Kerja ini. Jadi, lebih baik kita sama-sama menunggu informasi resminya tahun depan ya! 

Nah JULOvers, sudah cukup paham kan sekarang tentang bagaimana mekanisme Kartu Pra Kerja? Intinya, pemilik Kartu Pra Kerja nantinya harus dapat memanfaatkan fasilitas kartu dan tunjangan sebaik mungkin agar bisa dan lebih siap untuk mendapatkan pekerjaan ya. Hal lain yang perlu digarisbawahi, ketika peluncuran resminya nanti, Kartu Pra Kerja belum bisa langsung dinikmati oleh seluruh pengangguran di Indonesia, nih. Jadi, kamu harus mendaftarkan diri untuk mendapatkan Kartu Pra Kerja ini karena ada kuota yang telah ditentukan pemerintah sebelumnya, ya.

Baca juga: Ciri-Ciri Loker Palsu yang Mungkin Kamu Temukan Ketika Ingin Melamar Pekerjaan!

Jadi, jangan hanya tergiur dengan insentif yang akan kamu dapatkan dari pemerintah ya! Tetap usaha untuk mendapatkan pekerjaan karena kesempatan selalu terbuka lebar bagi mereka yang bersungguh-sungguh dan terus berusaha semaksimal mungkin. Semangat, JULOvers!

Artikel Terkait

Leave a Comment