Bantu Dorong Inklusi Keuangan, JULO & UNDCF Telah Membantu 505 Pengusaha Mikro Wanita

salurkan-pinjaman-ke-505-pelaku-usaha

Pada bulan November 2018, perusahaan pinjaman online PT JULO Teknologi Finansial atau yang lebih dikenal dengan sebutan JULO berhasil memenangkan penghargaan Microenterprise  Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nation Capital Development Fund (UNCDF) bekerja sama dengan UN-Pulse Lab Jakarta. Melalui penghargaan ini, JULO dipercaya untuk menyalurkan dana untuk pengusaha mikro wanita di Indonesia.

Baca juga: JULO Bersama UNCDF Bantu Pengusaha Perempuan di Indonesia

Dana penghargaan tersebut telah disalurkan kepada 505 nasabah JULO untuk kebutuhan bisnis mereka. Hampir semua dari nasabah tersebut adalah fulltime worker yang memiliki usaha sampingan. Mereka memilih meminjam di JULO karena mengalami kesulitan mengajukan pinjaman melalui bank.

Pinjaman yang diterima oleh nasabah JULO berkisar antara 1,9 juta hingga 4 juta rupiah dengan durasi pengembalian 3 hingga 6 bulan. Mereka mengaku bahwa pinjaman tersebut digunakan untuk membeli bahan baku dan modal kerja. “Saya merasa sangat puas dengan pelayanan yang diberikan oleh JULO. Dana pinjaman diterima dalam waktu yang sangat cepat, sangat membantu dalam kebutuhan mendesak,” jelasnya. Karena pengalaman yang sangat baik selama melakukan pinjaman JULO, nasabah mempertimbangkan untuk mengajukan pinjaman online di JULO lagi apabila membutuhkan di kemudian hari.

Beberapa dari nasabah mengaku pernah mengalami penolakan dari bank terkait pinjaman untuk bisnisnya sehingga sangat terbantu dengan kehadiran JULO untuk membantu mereka. “Saya lebih memilih JULO daripada bank lain karena saya dapat membayar pinjaman  dari rekening bank manapun, tanpa harus terikat pada bank tertentu,” ungkap salah satu nasabah.

Head of Product JULO, Kenneth Kou mengatakan bahwa kesuksesan menjalankan program ini mengarahkan JULO untuk terus menyalurkan dana kepada lebih banyak pengusaha mikro. “Kami konsisten untuk menyediakan pinjaman bunga rendah kepada pengusaha mikro untuk membantu meningkatkan taraf hidup mereka. Hal ini juga sejalan dengan misi JULO mendukung 75% target inklusi keuangan pemerintah,” tambah Kenneth.

“Sudah terbukti dalam sejarah di seluruh dunia bahwa memberikan pinjaman kepada perempuan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Wanita terbukti berinvestasi lebih banyak untuk keluarga dan anak-anaknya. Karena kedua hal ini, Kami percaya bahwa kerjasama dengan UNCDF untuk menjangkau pengusaha mikro wanita adalah jalan yang tepat untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia,” jelas Kenneth.

Baca juga: Pinjaman Online JULO Banyak Digunakan Oleh Pelaku Usaha

Artikel Terkait

Leave a Comment